Malang benar nasib Sukma Daniati (25). Guru SMA itu tewas terseret ombak saat berlibur di obyek wisata Taman Tepi Laut di Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar.

Kejadian bermula saat guru SMA Negeri Lampahan, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, itu bertandang ke lokasi wisata Taman Tepi Laut bersama sejumlah murid dan rekan sesama guru.

Lazimnya liburan, foto bersama tak pernah dilewatkan. Begitu pula mereka. Siang yang nahas, saat sedang asyik berfoto di atas batu karang yang tertancap di sisi pantai, Sukma terpeleset dan seketika digulung ombak.

“Diduga korban terbentur kepalanya dengan batu saat terpeleset itu, lemas, dan tidak sanggup melawan saat diseret ombak,” kata Kapolsek Lhok Nga Iptu Edi Febriadi, Sabtu (3/6/2010).

Tim SAR sempat kewalahan mengevakuasi korban karena ombak tinggi. “Baru sekitar satu jam kemudian baru berhasil dievakuasi dan korban sudah tidak bernyawa lagi,” tutur Edi.

Korban langsung dibawa ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh untuk divisum, sebelum dipulangkan ke kampungnya di Lampahan, Kabupaten Bener Meriah.

Peristiwa ini membuat sejumlah murid dan rekan korban diliputi kesedihan mendalam. Mereka membatalkan niatnya melanjutkan liburan.

Menurut Edi, sebelumnya warga di sana sudah mengingatkan korban agar berhati hati bermain dekat laut, karena kawasan itu rawan, lebih-lebih dalam beberapa hari terakhir sering dilanda ombak tinggi.

Di sekitar lokasi wisata juga telah dipasang spanduk mengingatkan pengunjung agar berhati-hati dengan ombak. Taman Tepi Laut adalah salah satu obyek wisata di Aceh Besar yang sering dikunjungi warga saat liburan dan akhir pekan.
(ton)