Dasar Hukum Khilafah

Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin, agama yang diridhoi Allah dan dipenuhi dengan kasih sayang serta toleransi yang tinggi.

Dasar Hukum Khilafah
Dasar Hukum Khilafah

Dasar Hukum Khilafah seharunya di fahami secara mendalam sebelum Kotib yang Tidak Faham Dasar Hukum Khilafah bicara soal Khilafah di hadapan para jama’ah sholat jumat hari ini.

Umat islam sebenarnya harus faham bagaimana propoganda serta benturan-benturan yang selalu di sebarkan agar umat islam terpecah-belah bagaikan buih di lautan.

Memang lucu sich jika kita mendengarkan soal khilafah, karena sebutan khilafah itu menurut saya hanya sebagai sebutan untuk kelompok yang berjuang untuk kejayaan islam pada masa itu, dan untuk saat ini sama dengan sebutan politik.

Jadi menurut saya bicara soal khilafah tidak harus dibesar-besarkan apalagi sampai takut dengan perjuangan untuk perkembangan agama islam dengan nama khilafah karena itu bahasa orang-orang arab saudi. kalian semua harus sadar bahwa bahasa khilafah yang berbau islam dan sengaja di gaungkan untuk memecah belah idiologi islam yang rahmatan lil alamin, untuk umat dan bangsa indonesia.

Pengertian Khilafah

Dasar Hukum Khilafah
Dasar Hukum Khilafah

Khilafah (bahasa Arab: الخلافة‎, Al-Khilāfah) didefinisikan sebagai sebuah sistem kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslim di dunia untuk menerapkan hukum-hukum Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Orang yang memimpinnya disebut Khalifah, dapat juga disebut Imam atau Amirul Mukminin.

Jadi sangat lucu jika sebagai khotib yang seharusnya telah faham apa sich itu visi dan misi khilafah, tidak perlu mengingatkan jama’ah untuk berhati-hati dengan orang yang mau mendirikan khilafah, karena yang namanya umat islam atau orang yang beragama islam kewajibannya menjadi khalifah di bumi-Nya Allah.

Arti Khilafah secara bahasa dapat diartikan sebagai penguasa atau pemimpin, dapat juga diartikan sebagai pengganti. Arti Khilafah didefinisikan sebagai kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslim untuk menerapkan hukum-hukum Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.

Khilafah merupakan konsep pemerintahan yang pada akhir-akhir ini kembali trending di media sosial, namun itu bukan berarti harus di takuti oleh umat islam, karena maksud dan tujuan menjadikan pemerintahan yang islami bukankah cita-cita umat islam yang sesungguhnya, mendakwahkan agama islam ke seluruh dunia agar orang-orang di luar agama islam bisa kembali lagi dan yang belum mengenal islam bisa lebih mengenal islam.

Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin, agama yang penuh dengan kasih sayang, agama yang penuh dengan toleransi, dimulai dari kehidupan bersosial agama islam lebuh utama, dan sebaiknya baca lagi tentang 7 Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir daripada meributkan tentang khilafah.

Kemudian daripada itu, agama islam juga mampu mendirikan budaya yang baik, budaya yang mengedepankan etika, budaya yang tidak melanggar nas-nasnya pemilik dunia ini.

Didaerah saya yang kebanyakan orang hidup bertoleransi yang tinggi tidak harus dimasuki faham-faham yang tidak masuk akal, dengan cara memburukan Khilafah, justru orang-orang seperti ini yang akan merusak kerukunan beragama bahkan kerukunan bermasyarakat karena bisa menjadikan masyarakat yang awalnya saling toleransi menjadi berkelompok.

Dalam kutbah jum’at dikatakan bahwa orang-orang indonesia harus mengikuti agama islam yang nusantara, agama yang penuh toleransi dan lain sebagainya.

Jika demikian, apakah islam yang diluar nusantara itu tidak toleransi, apakah islam selain indonesia itu tidak benar ajarannya, sedangkan islam diturunkan pertama kali di Arab bukan di negara lain.

Kemudian Islam disebarkan dan dibawa oleh para kyai kita untuk indonesia yang pada saat itu indonesia sudah memiliki berbagai aliran, memiliki berbagai budaya dan kepercayaan, tetapi indonesia tetap guyub rukun, tidak terpecah belah dengan masuknya islam di indonesia.

Menurut penulis, dengan masuknya Agama Islam ke Negara Indonesia, menjadikan indonesia semakin berkembang, dari segi pandangan tentang kebenaran, berkembangnya tentang ekonomi yang benar, bisnis yang benar, dan lain sebagainya.

Sedangkan dengan kehadiran kutbah yang bawakan anak baru kemarin sore lahir dan belum mengenal indonesia akan merapuhkan persatuan dan kesatuan bangsa indonesia atas nama agama.

Naskah-naskah kutbah jum’at yang dibacakan tidak cukup kuat untuk menuduh ajaran atau kelompok pendiri khilafah itu tidak benar itu sangat salah.

Yang penulis tanyakan, bagaimana sich contohnya islam yang nusantara itu, dan bagaimana islam khilafah yang bukan nusantara. Berikut ini adalah sekilas tentang khilafah dan visi misi serta hukum khilafah dalam islam yang akan penulis kutip dari berbagai sumber.

Dasar Hukum Khilafah

Dasar hukum khilafah Dalam bukunya Fiqih Islam, Sulaiman Rasjid (hal. 495) mengemukakan bahwa hukum membentuk khilafah adalah fardlu khifayah bagi semua muslim, atas dasar ijma yang mu’tabar atau kesepakatan kaum muslim.

Apakah khilafah itu wajib?

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyebut sistim kekhalifahan adalah sistim yang diajarkan dalam agama Islam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpendapat penerapan sistem khilafah bukan sebuah keharusan. Baca Tentang Khilafah dalam Pandangan NU

Siapa yang membuat Sistem Khilafah

Sistem Khilafah diterapkan di era awal-awal berkembangnya agama Islam. Setelah Nabi Muhammad SAW wafat pada tahun 632 terjadi kekosongan pemimpin umat Islam setelahnya. Posisi khalifah kemudian diduduki oleh sahabat-sahabat nabi.

Lalu bagaimana dengan kita menghakimi sistem tersebut adalah sistem yang tidak benar, sedangkan sistem tersebut telah ada sejak zaman dahulu dan di kelola olah para sahabat nabi, sedangkan kita bukanlah sahabat nabi, tidak pernah melihat nabi, sudah berani menghakimi sistem sahabat nabi itu salah.? sedangkan sahabat nabi itu ada jaminan masuk surga, nah sedangkan kita ga ada yang jamin!

  1. Menegakkan Tauhid
  2. Ukhuwah Islamiyah
  3. Kesetaraan
  4. Musyawarah
  5. Keadilan

Penjelasan:

1. Menegakkan Tauhid

  • Khilafah yang dibentuk oleh Rasulullah SAW mempunyai dasar untuk menegakkan kalimat TAUHID yaitu mengesakan Allah SWT,
  • dan memntu memudahkan dalam proses penyebaran Islam kepada semua umat manusia di muka bumi ini.

2. ukhwah Islamiyah

  • Dasar ukhwah Islamiyah adalah prinsip tentang persaudaraan dan persatuan.
  • Khilafah dengan dasar ukhwah Islamiyah agar terciptanya persatuan dan persaudaraan dalam Islam.

3. Kesetaraan

  • Dasar kesetaraan yaitu persamaan derajat antar sesama umat Islam
  • Ajaran Islam menegaskan bahwa setiap umat manusia memiliki derajat yang sama tanpa membeda-bedakan dan dari semua itu hanya ketaqwaan semata.

4. Musyawarah

  • Dasar musyawarah adalah untuk menghasilkan keputusan yang mufakat atau berkedaulatan rakyat.
  • Tujuan musyawarah dalam penentuan kebijakan yang berhubungan dengan kebijakan publik adalah untuk mencapai mufakat,
  • hasil mufakat itu harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat dalam negara yang bersangkutan.

5. Keadilan

  • Dasar keadilan dalam sosial agar menghasikan kesejahteraan bagi seluruh umat yang ada dalam suatu negara.
  • khilafah wajib menegakkan dasar keadilan yakni persamaan hak bagi segenap masyarakatnya.

Pesan Moral Buat Kita Semua

Sebelum memcakan naskah-naskah jum’at ada baiknya fahami dahulu apa yang mau di sampaikan, agar tidak terjadi pro dan kontra diantara umat itu sendiri, dan harus di ingat sejak kapan sistem khilafah itu sampai di desa kita, sedangkan kamu saja baru sampai beberapa hari disini.

Intisari dari tulisan ini adalah:

1.Sistem khilafah adalah bagian dari ide yang diperjuangkan yang harus diakui adanya, namun harus diakui pula bahwa Al-Quran dan Al-Hadits tidak menciptakan sistem khilafah secara baku (teknis), melainkan dibutuhkan penafsiran dalil-dalil agama Islam.

Sedangkan penyeragaman tafsir dalil-dalil yang ada adalah hal yang sulit terjadi, sehingga bisa muncul model-model sistem khilafah yang berbeda-beda di antara umat Islam.

2.Hendaknya perjuangan menerapkan sistem khilafah tidak dilakukan dengan cara-cara propaganda yang tidak jujur, dengan menganggap sistem khilafah susunan (hasil tafsir) kelompok Islam tertentu dianggap paling benar dan wajib dijalankan.

Alloh SWT pasti tidak menyukai cara-cara yang tidak jujur, apalagi sampai membuat hukum wajib atas apa yang tidak diwajibkan Alloh SWT. Yang diwajibkan Alloh adalah prinsip-prinsip amanat dan penegakan hukum yang adil, bukan stuktur khilafah yang baku hasil tafsir kelompok tertentu.

  1. Jangan menghakimi sesuatu yang belum tentu buruk dengan statmen atau pandangan yang buruk, berhati-hatilah dalam menyampaikan pesan dan kesan yang tidak benar terhadap ratusan jama’ah, karena ketika tuduhan itu tidak benar kamu sudah bicara bohon terhadap ratusan orang tersebut, bagaimana mau meminta maaf kepada mereka sedangkan mereka semua belum tentu kamu kenal.
  2. Masjid harus memiliki penceramahan yang baku yang memang sudah teruji ilmunya dan di akui oleh masyarakat diluar atau didalam desa, memiliki sertifikat sesuai aturan kementerian agama, memiliki sejarah pendidikan yang searah, Masjid tidak boleh memiliki penceramah bayaran atau penceramahan dadakan apalagi orang yang baru masuk ke desa, haruskah orang lain yakin sedangkan kenal saja belum.
  3. Masyarakat yang beragama islam atau umat muslim harus pandai memilih penceramah yang memiliki pribadi yang lurus, masyarakat harus bisa melihat juga kesehariannya, cara berpakaiannya bagaimana di muka umum dll. kalau kita hanya memilih orang yang berani berpidato dan membaca naskah saja, mungkin tukang jamu pasar juga bisa kita jadikan kotib sholat jum’at, mereka lebih tangkas dan lantang jika berbicara.

Wallahu’alam

Referensi: Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *